Senin, 08 Oktober 2012

Bumi Dan SDA

Bumi dan SDA
Tugas Konsep Dasar IPA Semester 1 kelas A3
Dosen : Imanuel Sairo,M. Pd
STKIP PERSADA KHATULISTIWA SINTANG

i. BUMI

Ø  Planet diambil dari kata dalam bahasa Yunani Asteres Planetai yang artinya Bintang Pengelana.
Ø  Tata Surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut Matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya.
Ø  Massa (berasal dari bahasa Yunani ) adalah suatu sifat fisika dari suatu benda yang digunakan untuk menjelaskan berbagai perilaku objek yang terpantau. Dalam kegunaan sehari-hari, massa biasanya disinonimkan dengan berat.
  Bumi adalah planet ketiga dari delapan planet dalam Tata Surya. Diperkirakan usianya mencapai 4,6 miliar tahun. Jarak antara Bumi dengan matahari adalah 149.6 juta kilometer . Kala rotasi bumi adalah 23 jam 56 menit 4 detik. Sedangkan kala revolusinya adalah 365,25 hari. Bumi mempunyai massa seberat 59.760 miliar ton, dengan luas permukaan 510 juta kilometer persegi. Berat jenis Bumi (sekitar 5.500 kilogram per meter kubik) digunakan sebagai unit perbandingan berat jenis planet yang lain, dengan berat jenis Bumi dipatok sebagai 1.
A.  Lapisan – Lapisan Bumi

Ø Kerak samudera merupakan benda padat yang terdiri dari endapan di laut pada bagian atas.
Ø Kerak benua merupakan benda padat yang terdiri dari batuan beku granit.
Ø  Basalt adalah batuan beku terbentuk dari  magma yang terjadi di permukaan bumi.

1.     Litosfer.
   Lapisan Kulit bumi sering disebut litosfir. Litosfer berasal dari Litos artinya Batu, Sphaire berarti bulatan. Litosfir merupakan lapisan batuan/ kulit bumi yang bulat dengan ketebalan kurang lebih 1200 km. Litosfir bumi merupakan tempat melangsungkan kehidupan. Litosfir terdiri dari tiga lapisan  sebagai berikut:


a.      Kerak Bumi (crush)
   Kerak Bumi adalah lapisan terluar Bumi yang terbagi menjadi dua kategori, yaitu kerak samudra dan kerak benua. Kerak samudra mempunyai ketebalan sekitar 5-10 km sedangkan kerak benua mempunyai ketebalan sekitar 20-70 km. Penyusun kerak samudra yang utama adalah batuan basalt, sedangkan batuan penyusun kerak benua yang utama adalah granit, yang tidak sepadat batuan basalt.

b.      Mantel Bumi ( mantle )
    Mantel bumi merupakan lapisan bumi yang berada di antara lapisan  kerak bumi dan lapisan inti bumi, dengan ketebalan antara 40 sampai 3500 kilometer merupakan lapisan batuan padat.  Suhu di bagian bawah selimut bumi mencapai 3.000 oC.

c.       Inti Bumi ( Core )
   Inti bumi (core) yang terdiri dari material cair, dengan penyusun utama logam  besi (90%), nikel (8%), dan lain-lain yang terdapat  pada kedalaman 2900 – 5200 km.  Lapisan ini dibedakan menjadi lapisan inti luar dan lapisan inti dalam.  Lapisan inti luar tebalnya sekitar 2.000 km dan terdiri atas   besi cair yang suhunya mencapai 2.200oC.  inti dalam merupakan pusat bumi berbentuk bola dengan diameter sekitar 2.700 km.  Inti dalam ini terdiri dari nikel dan besi yang suhunya mencapai 4.500oC.

2.     Hidrosfer
   Hidrosfer adalah lapisan air yang ada di permukaan bumi. Kata hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti air dan sphere yang berarti lapisan. Hidrosfer di permukaan bumi meliputi danau, sungai, laut, lautan, salju atau gletser, air tanah dan uap air yang terdapat di lapisan udara.Hidrosfir merupakan lapisan bumi yang berupa air, yang terdiri dari sekitar 2/3 bagian bumi. Air merupakan bahan kimia yang sangat dibutuhkan oleh manusia untuk berbagai keperluan hidup.



3.     Atmosfer
   Atmosfir berasal dari dua kata Yunani, yaitu atmos dan spaira. Atmos berarti uap, sedangkan spaira berarti bulatan atau lapisan. Jadi, Atmosfer adalah lapisan uap atau gas yang melingkupi sebuah planet, termasuk bumi, dari permukaan planet tersebut sampai jauh di luar angkasa.
   Atmosfer Bumi terdiri atas nitrogen (78.17%) dan oksigen (20.97%), dengan sedikit argon (0.9%), karbondioksida (variabel, tetapi sekitar 0.0357%), uap air, dan gas lainnya. Atmosfer melindungi kehidupan di bumi dengan menyerap radiasi sinar ultraviolet dari Matahari dan mengurangi suhu ekstrem di antara siang dan malam. Atmosfir bumi terdiri dari beberapa lapisan yaitu sebagai berikut :

a.      Troposfir
Lapisan ini berada pada level yang terendah, campuran gasnya paling ideal untuk menopang kehidupan di bumi. Dalam lapisan ini kehidupan terlindung dari sengatan radiasi yang dipancarkan oleh benda-benda langit lain. Dibandingkan dengan lapisan atmosfer yang lain, lapisan ini adalah yang paling tipis (kurang lebih 15 kilometer dari permukaan tanah). Suhunya antara 17 sampai 25 derajat celsius.
b.      Stratosfir
Lapisan stratosfir mempunyai ketinggian antara 15 sampai 40 Km. Suhu di lapisan stratosfer yang paling bawah relatif stabil dan sangat dingin yaitu  atau sekitar .Pada lapisan ini terdapat lapisan ozon. Lapisan ozon ini menyerap radiasi sinar ultra violet. Suhu pada lapisan ini bisa mencapai sekitar pada ketinggian sekitar 40 km.
c.       Mesosfir
Adalah lapisan udara ketiga, di mana suhu atmosfer akan berkurang dengan pertambahan ketinggian hingga lapisan keempat, termosfer. Ketinggian lapisan mesosfir antara 45 sampai 75 kilometer. Pada lapisan ini, suhu kembali turun ketika ketinggian bertambah, hingga menjadi sekitar (dekat bagian atas dari lapisan ini, yaitu kurang lebih 81 km di atas permukaan bumi).
d.      Termosfir
Lapisan termosfir merupakan lapisan panas yang ditandai pleh kenaikan suhu sampai ribuan derajat celsius yaitu sekitar 1982oC sehingga lapisan ini dinamakan lapisan termosfir. Lapisan ini berada pada ketinggian 75 sampai 100 kilometer.

4.     Biosfer
   Kata Biosfer diambil dari kata bio yang berarti kehidupan dan sphere yang artinya lapisan. jadi Biosfer adalah lapisan tempat tinggal makhluk hidup. Biosfer adalah bagian luar dari planet Bumi, mencakup udara, daratan, dan air, yang memungkinkan kehidupan proses berlangsung. Dalam pengertian luas menurut geofisiologi, biosfer adalah sistem ekologis global yang menyatukan seluruh makhluk hidup dan hubungan antarmereka, termasuk interaksinya dengan unsur litosfer (batuan), hidrosfer (air), dan atmosfer (udara) Bumi. Bumi hingga sekarang adalah satu-satunya tempat yang diketahui yang mendukung kehidupan. Biosfer dianggap telah berlangsung selama sekitar 3,5 miliar tahun dari 4,5 miliar tahun usia Bumi.  
   Biosfer merupakan lapisan tipis, hanya 9.000 meter di atas permukaan bumi, beberapa meter di bawah permukaan tanah, dan beberapa ribu meter di bawah permukaan laut. Biosfer merupakan organisasi kehidupan yang sangat kompleks dan hanya dijumpai di planet Bumi dalam Tata Surya, bahkan sampai saat ini belum ditemukan adanya kehidupan di planet lain seperti di bumi.
   Gagasan Biosfer pertama kali diutarakan oleh Vladimir Ivanovich Vernadsky (1863–1945), seorang ilmuwan dari Rusia yang menyatakan bahwa Biosfer adalah sebuah sistem kehidupan yang terbuka dan senantiasa berkembang sejak dimulainya sejarah bumi.
    Setiap makhluk hidup memiliki tempat masing-masing di lapisan biosfer untuk tetap hidup sesuai dengan caranya. Tempat hidup ini disebut habitat. Manusia dan tumbuhan pun memiliki tempat untuk mempertahankan kehidupannya dengan kondisi tertentu di permukaan bumi. Cara yang dilakukan oleh makhluk hidup dalam memanfaatkan lingkungannya untuk mempertahankan hidupnya disebut akuatikadaptasi.


ii. Sumber Daya Alam

·         Biotik   => seperti hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme
·         Abiotik => seperti minyak bumi, gas alam, berbagai jenis logam, air, dan tanah

A.      Pengertian Sumber Daya Alam
       Sumber daya alam adalah semua kekayaan berupa benda mati maupun benda hidup yang berada di bumi dan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.

B.       Klasifikasi Sumber Daya Alam
Sumber daya alam dapat dibedakan berdasarkan sifat, potensi, dan jenisnya.
1.    Berdasarkan Sifat
Menurut sifatnya, sumber daya alam dapat dibagi 3, yaitu sebagai berikut:
a.         Sumber daya alam yang dapat diperbaharui (renewable), misalnya: hewan, tumbuhan, mikroba, air, dan tanah. Disebut diperbaharui karena dapat melakukan reproduksi dan memiliki daya regenerasi (pulih kembali).
b.         Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui (nonrenewable), misalnya: minyak tanah, gas bumi, batu tiara, dan bahan tambang lainnya.
c.         Sumber daya alam yang tidak habis, misalnya, udara, matahari, energi pasang surut, dan energi laut.
2.    Berdasarkan Potensi
Menurut potensi penggunaannya, sumber daya alam dibagi beberapa macam, antara lain sebagai berikut:
a.         Sumber daya alam materi; merupakan sumber daya alam yang dimanfaatkan dalam bentuk fisiknya. Misalnya, batu, besi, emas, kayu, serat kapas, rosela, dan sebagainya.
b.         Sumber daya alam energi; merupakan sumber daya alam yang dimanfaatkan energinya. Misalnya batu bara, minyak bumi, gas bumi, air terjun, sinar matahari, energi pasang surut  laut, kincir angin, dan lain-lain.
c.         Sumber daya alam ruang; merupakan sumber daya alam yang berupa ruang atau tempat hidup, misalnya area tanah (daratan) dan angkasa.

3.    Berdasarkan Jenis
            Menurut jenisnya, sumber daya alam dibagi dua sebagai berikut :
a.         Sumber daya alam nonhayati (abiotik); disebut juga sumber daya alam fisik, yaitu sumber daya alam yang berupa benda-benda mati. Misalnya : bahan tambang, tanah, air, dan kincir angin.
1)        Tanah
Tanah berasal dari hasil pelapukan benda-benda organik maupun benda-benda anorganik. Tanah dapat berupa campuran batu-batuan yang lapuk atau berupa humus. Humus merupakan yang berasal dari hasil pembusukan tumbuh-tumbuhan yang banyak mengandung unsur hara. Unsur hara merupakan unsur-unsur yang dibutuhkan oleh tanaman. Menurut para ahli, tanaman memerlukan 16 unsur hara agar dapat tumbuh secara normal. Unsur hara tersebut ada yang diambil dari udara dan ada pula yang diambil dari tanah. Unsur hara yang diambil dari udara sebanyak 3 unsur, yaitu karbon (C), hydrogen (H), serta oksigen (O). unsur hara lainnya sebanyak 13 unsur diambil dari tanah melalui akar tanaman. Dari ke-13 unsur hara tersebut hanya 6 unsur yang sangat diperlukan oleh tanaman dalam jumlah besar, yaitu nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), belerang atau sulfur (S), kalsium (Ca), dan magnesium (Mg). sedangkan sisanya diserap oleh tanaman dalam jumlah sedikit.
2)        Air
Air merupakan sumber daya alam yang sangat dibutuhkan oleh manusia untuk berbagai hal. Menurut para ahli, tubuh manusia memerlukan air sekitar 8 liter. Pencemaran air dapat disebabkan oleh limbah industry atau limbah rumah tangga. Air yang tercemar tidak dapat digunakan oleh manusia. Hal ini karena air yang tercemar banyak mengandung bakteri-bakteri yang berbahaya bagi tubuh manusia.
3)        Bahan tambang
Bahan tambang merupakan sebagai sumber daya alam yang tidak diperbaharui (no renewable). Bahan tambang dapat berupa emas, perak, intan, besi, batu bara dan sebagainya. 
4)        Minyak bumi
Minyak bumi dipercaya berasal dari pembusukan anaerob (tanpa oksigen) dari sisa-sisa hewan dan tumbuhan dalam tanah dalam waktu jutaan tahun. Minyak bumi yang diperoleh dari alam sering disebut minyak mentah (crude oil) tidak dapat digunakan secara langsung. Pengolahan minyak bumi dilakukan melalui destilasi bertingkat ini diperoleh fraksi-fraksi minyak bumi, antara lain:
a)        Bahan bakar gas, mempunyai titik didih kurang dari 200˚C dengan jumlah atom karbon C1-C4.
b)        Petroleum eter, mempunyai jumlah atom karbon antara C5-C7 dengan titik didih antara 20-1000C.
c)        Bensin, meupakan salah satu fraksi minyak bumi yang sangat banyak digunakan oleh manusia. Bensin mempunyai jumlah atom karbon antara C5-C12 dengan titik didih antara 30-2000˚C.
d)       Minyak tanah, merupakan fraksi minyak bumi yang mempunyai jumlah atom karbon antara C12-C16 dengan titik didih antara 175-2750˚C.
e)        Solar, mempunyai jumlah atom karbon di atas 12, dengan titik didih antara 250-4000˚C.
b.         Sumber daya alam hayati (biotik); merupakan sumber daya alam yang berupa makhluk hidup. Misalnya: hewan, tumbuhan, mikroba, dan manusia.

C.      Pemanfaatan Sumber Daya Alam
Persebaran sumber daya alam tidak selamanya melimpah. Ada beberapa sumber daya alam yang terbatas jumlahnya, kadang-kadang dalam proses pembentukannya membutuhkan jangka waktu yang relatif lama dan tidak dapat di tunggu oleh tiga atau empat generasi keturunan manusia.
Dalam memanfaatkan sumber daya alam, manusia perlu berdasar pada prinsip ekoefisiensi. Artinya tidak merusak ekosistem, pengambilan secara efisien dalam memikirkan kelanjutan SDM. Pembangunan yang berkelanjutan bertujuan pada terwujudnya keberadaan sumber daya alam untuk mendukung kesejahteraan manusia. Maka prioritas utama pengelolaan adalah upaya pelestarian lingkungan.
 

1.      Pemanfaatan SDA Nabati
a.         Dimanfaatkan sebagai sumber daya pangan seperti padi, jagung, ubi dan sebagainya.
b.         Dimanfaatkan sebagai sumber sandang.
c.         Beberapa jenis tanaman dapat dimanfaatkan sebagai minyak atsiri seperti kayu putih, sereh, kenanga, cengkeh.
d.        Dimanfaatkan sebagai tanaman hias seperti anggrek.
e.         Dimanfaatkan sebagai bahan baku mebel seperti meranti, rotan, bamboo.
f.          Dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan kencur, jahe, kunyit.
g.         Dimanfaatkan sebagai keperluan industri
2.      Pemanfaatan SDA Hewani
a.         Dimanfaatkan sebagai sumber daya pangan seperti daging sapi, daging kambing.
b.         Dimanfaatkan sebagai sumber kerajinan tangan seperti lokan, dirangkai menjadi perhiasan.
c.         Dimanfaatkan untuk meningkatkan nilai budaya manusia dan nilai kehidupan, seperti bentuk kapal selam diadopsi dari cara ikan menyelam, bentuk pesawat dari bentuk burung

3.      Pemanfaatan SDA Barang Tambang
Usaha pemanfaatan pertambangan dan bahan galian dalam pembangunan Indonesia adalah sebagai berikut:

a.         Sebagai pemenuh kebutuhan SDA barang tambang dan galian dalam negeri.
b.         Menambah pendapatan negara karena barang tambang dapat diekspor keluar negeri.
c.         Memperluas lapangan kerja.
d.        Memajukan bidang transportasi dan komunikasi.
e.         Memajukan industri dalam negeri.

D.      Pengelolaan Sumber Daya Alam
Sumber daya alam perlu dilestarikan supaya dapat mendukung kehidupan makhluk hidup. Bila sumber daya alam rusak atau musnah kehidupan bisa terganggu. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat diusahakan untuk menjaga kelestarian sumber daya alam:
1.      Penghijauan dan Reboisasi
Usaha penghijauan dan reboisasi hutan dapat mencegah rusaknya lingkungan yang berhubungan dengan air, tanah dan udara.
2.      Sengkedan atau terasering
3.      Pengembangan daerah aliran sungai
4.      Pengelolaan air limbah
5.      Penertiban pembuangan sampah



Daftar Pustaka
Sri Margaretta dkk.( 2006 ). Konsep Dasar IPA. Bandung: Upi Press
Bagus Santoso,(2011). Pengertian Inti Bumi. (http://geologyforlife.blogspot.com/2011/10/inti-bumi.html).20/09/2012
Muhamad Hendri,(2011). Biosfer. (http://geografialahendri.blogspot.com/2011/05/biosfer.html). 28/09/2012.
Awaludin. 2012. Sumber Daya Alam. Tersedia:
Hadian, G. 2010.   Bumi dan Sumber Daya Alam. Tersedia:

Mulyadi. 2012. Klasifikasi SDA dan Hubungannya Satu Sama Lain. Tersedia:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar